Belajar Git # 3 Konfigurasi awal git dan perintah perintah dasar git
Konfigurasi Awal Git
Kita akan lanjutkan Langkah selanjutnya setelah berhasil menginstall Git pada computer kita, Langkah wajib yang harus kita lakukan adalah melakukan konfigurasi git atau bisa dikatakan memperkenalkan diri kita ke dalam sistem Git, kenapa bisa dikatakan memperkenalkan diri ke dalam sistem Git karena nantinya Informasi yang sudah kita kenalkan akan digunakan setiap kali kita melakukan commit. Langkah-langkah yang bisa kita lakukan diantaranya adalah sebagai berikut :
Mengatur Indentitas (nama(username git) dan Email)
Ini adalah Langkah yang paling penting, namun ada baiknya sebelum melakukan Langkah ini kita harus daftar terlebih dahulu kedalam account GitHub yang mana nantinya kita akan mendapatkan username yang nantinya akan kita gunakan. Perintah untuk mengatur identitas nya adalah sebagai berikut :
git config –global user.name “username anda”
git config –global user.email “email account github anda”
Mengatur nama branch utama (default)
Secara default, branch atau cabang yang digunakan oleh git bernama master. Namun sekarang standar industri git telah resmi dan beralih nama menjadi main, maka dari itu alangkah baiknya kita mengikuti standar industri tersebut, cara merubah default master menjadi main bisa kita lakukan dengan menggunakan perintah seperti berikut:
git config –global init.defaultBranch main
setelah kita melakukan konfigurasi seperti yang di jelaskan di atas alangkah baiknya kita melihat hasil konfigurasi kita dengan perintah seperti berikut :
git config –list
nantinya akan muncul settingan atau konfigurasi dari Git yang ada di dalam komputer kita contoh seperti gambar berikut :
user.name=Nama Lengkap Anda
user.email=emailanda@example.com
core.editor=code --wait
Perintah - perintah dasar git
Selanjutnya setelah kita berhasil melakukan konfigurasi git, kita akan coba berkenalan dengan perintah perintah dasar Git, disini saya akan membagi menjadi beberapa kategori supaya temen-temen bisa memahami dengan mudah dan mengerti.
Inisialisasi
Hal yang pertama kali kita lakukan Ketika akan menggunakan git pada proyek kita dari awal adalah dengan melakukan inisialisasi yaitu dengan menggunakan perintah
git init
namun jika kita tidak akan memulai proyek dari awal dalam artian kita akan menyalin dari repository yang sudah ada dari server GitHub kedalam komputer local kita, kita bisa menggunakan perintah
git clone [url]
[url] disini adalah Alamat repostitory yang akan kita salin
Snapshotting
Biasanya di dalam kategori snapshotting disini adalah perintah-perintah yang paling banyak di lakukan atau makanan sehari-hari oleh para programmer saat melakukan koding, perintahnya adalah sebagai berikut :
git status
perintah ini digunakan untuk melihat file mana yang berubah, mana yang baru di tambahkan, dan status branch.
git add [nama file]
perintah ini digunakan untuk menambahkan file baru, atau yang di edit ke dalam branch yang aktif atau yang sedang digunakan.
git add .
sedangkan perintah ini adalah untuk menambahkan semua perubahan pada file, atau pun file bar uke dalam branch yang aktif atau yang sedang digunakan.
git commit -m “isi pesan”
perintah ini digunakan untuk menyimpan perubahan kedalam Riwayat git dengan pesan sebagai penjelasan perubahan nya.
History
Didalam kategori ini yaitu perintah yang digunakan untuk melihat history yang tersimpan di dalam Riwayat git.
git log
perintah ini berfungsi untuk menampilkan daftar Riwayat commit (siapa yang mengubah, kapan, dan apa pesannya)
Remote
Perintah dalam kategori ini adalah digunakan untuk sinkronisasi kode antara proyek di komputer lokal kita dengan proyek di server github, perintah perintah yang termasuk kedalam kategori remote diantaranya adalah sebagai berikut :
git remote add origin [url] : perintah ini digunakan untuk menghubungkan repositori local kita dengan repositori di dalam server github untuk pertama kali
git push -u origin [nama-branch] : perintah ini digunakan untuk mengirimkan perubahan di dalam komputer lokal kita ke dalam repositori di server github.
git pull origin [nama-branch] : perintah ini digunakan untuk mengambil atau menarik perubahan yang terbaru dari server dan langsung menggabungkan nya ke dalam proyek komputer lokal kita.
Percabangan (Branching)
Di dalam kategori perintah percabangan ini biasanya digunakan untuk membuat fitur baru tanpa merusak kode utama. Perintah perintah percabangan yang biasa atau sering digunakan adalah sebagai berikut :
git branch
Perintah ini digunakan untuk melihat daftar branch atau cabang yang di dalam proyek kita
git branch [nama-branch]
Perintah ini digunakan untuk membuat branch baru atau cabang baru.
git checkout [nama-branch]
Perintah ini digunakan untuk berpindah ke dalam cabang yang kita inginkan
git merge [nama-branch]
Perintah ini digunakan untuk menggabungkan perubahan dari branch lain ke dalam cabang yang sedang aktif.